Toko Pasutri

05/02/13

Pemeriksaan Sperma & Sel Telur Sebelum Nikah Itu Juga Penting Lho


Hampir semua orang yang menikah tentu ingin memiliki anak. Namun ada hal-hal yang membuat peluang untuk segera memiliki anak antara pasangan yang satu dengan yang lain tidak sama. Untuk itu pemeriksaan sperma dan sel telur perlu juga dilakukan sebelum menikah.

"Menurut saya (pemeriksaan sperma) penting, karena bisa saja dia nggak ada sperma, berarti nggak bisa menghamili dong. Karena yang menentukan kehamilan salah satunya sperma," ujar dr Frizar Irmansyah, SpOG, dokter kandungan dari RS Pusat Pertamina, saat dihubungi detikHealth.

dr Maria Sukmawaty Hernan juga berpendapat senada. Saat dihubungi detikHealth beberapa waktu lalu dr Maria mengatakan sebaiknya setiap pasangan baik laki-laki maupun perempuan memeriksakan kesehatan reproduksinya untuk mengetahui apakah ada masalah dalam organ reproduksinya.

"Sehingga jika nanti terjadi sesuatu seperti susah memiliki anak atau ada masalah pada kandungannya, pasangan tidak saling menyalahkan satu sama lain," kata dr Maria.

Pemeriksaan sperma pada calon pengantin laki-laki penting untuk mengetahui apakah spermanya aktif dan jumlahnya banyak.

Sedangkan pada perempuan perlu dilakukan pemeriksaan ovarium untuk mengetahui sel telurnya. Perlu dilakukan juga cek alergi sperma. Sebab pada beberapa perempuan ada yang mengalami hal ini. Alergi sperma atau seminal plasma hypersensitivity adalah alergi terhadap air mani pada perempuan dengan gejala gatal-gatal, bengkak dan kesulitan bernapas. Dalam kasus yang parah, dapat pula menyebabkan kematian. Kondisi serius ini harus dihindari dengan menggunakan kondom atau menjalani terapi desensitisasi.

Calon pengantin perempuan perlu juga melakukan cek hormon yang meliputi kadar estrogen, estradiol, tiroksin, FSH, dan LH. Hormon-hormon inilah yang akan mempengaruhi seseorang cepat atau tidak untuk hamil dan untuk pematangan sel telur.

Selain itu mengukur kadar panggul apakah sempit atau tidak yang akan mempengaruhi proses melahirkan pun tak kalah penting. Demikian pula dengan pemeriksaan bentuk rahim.

Menurut dr Frizar, pemeriksaan kesehatan reproduksi sebelum nikah merupakan salah satu upaya menguji kesetiaan. Kesetiaan bisa dilihat apakah seorang perempuan akan tetap memutuskan menikahi pria yang sama meskipun pria itu mengalami kasus spermatozoa yang kurang (oligozoospermia) atau bahkan tak ditemukan sel sperma sama sekali (azoospermia). Demikian pula sebaliknya apakah seorang pria akan menikahi perempuan yang sama meskipun ada masalah dengan rahim perempuan tersebut.

"Yah ini menguji kesetiaan, apakah nantinya pasangan mau menerimanya," kata dr Frizar. Sumber.

BACA JUGA ARTIKEL BERIKUT INI:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 komentar:

Posting Komentar

 

Kesehatan Pranikah. Info Seputar Ibu Hamil, Anak, Bayi dan Balita...